Bandarlampung, MERATA.ID – Peristiwa duka yang menimpa dua mahasiswi di kawasan wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, menjadi perhatian serius pihak pengelola.
Menyikapi kejadian tersebut, Wira Garden menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh serta melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah kejadian serupa terulang.
Perwakilan pengelola Wira Garden, Adjo Supriyanto, menyampaikan duka mendalam atas insiden yang menyebabkan dua pengunjung meninggal dunia.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat, tetapi juga siap mengambil langkah konkret sebagai bentuk tanggung jawab.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Sebagai bentuk tanggung jawab, kami siap menjamin pendidikan keluarga korban hingga selesai,” ujarnya.
Selain itu, Wira Garden juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem keamanan dan pengelolaan kawasan wisata.
Langkah ini dilakukan guna memastikan standar keselamatan pengunjung dapat ditingkatkan secara maksimal.
Di sisi lain, aksi yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung di depan Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Senin (13/04/26), turut mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh destinasi wisata di kota tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, Febriana, menyatakan akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti berbagai masukan, termasuk terkait aspek perizinan.
Wira Garden sendiri menyatakan terbuka terhadap proses evaluasi yang dilakukan pemerintah maupun pihak terkait lainnya.
Pengelola berharap, langkah perbaikan yang dilakukan ke depan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat serta menjadikan keselamatan pengunjung sebagai prioritas utama. (Nca)






