Jakarta, MERATA.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan sejak H-7. Berdasarkan data Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya Polda Jawa Barat, jumlah kendaraan yang melintas di KM 57 Tol Jakarta–Cikampek pada Sabtu (14/3) pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 75.000 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 66.000 kendaraan. Kenaikan ini menunjukkan pergerakan pemudik tahun ini lebih tinggi dan mulai terasa lebih awal dibanding tahun sebelumnya.
KM 57 Tol Jakarta–Cikampek menjadi salah satu titik pantau utama arus mudik karena merupakan jalur vital yang dilalui kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Peningkatan volume kendaraan di titik ini sering menjadi indikator awal terjadinya lonjakan arus mudik secara nasional.
Lonjakan kendaraan sejak H-7 mengindikasikan banyak masyarakat memilih berangkat lebih awal guna menghindari kepadatan yang biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, faktor cuti bersama dan fleksibilitas waktu kerja juga mempengaruhi pola mudik tahun ini.
Melalui Operasi Ketupat Lodaya, Polda Jawa Barat mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta memanfaatkan rest area secara tertib agar tidak terjadi penumpukan di sepanjang Tol Jakarta–Cikampek.
Dengan tren kenaikan yang sudah terlihat sejak H-7, kepadatan arus lalu lintas diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati puncak mudik yang diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2 Idul Fitri. (*)






