THR Timses, Sinyal Politik 2029 Menguat: Rahmawati Disebut, Iwan Gunawan Masuk Peta, Eva Masih Bungkam

Bandar Lampung, MERATA.ID – Polemik pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kepada tim sukses pada Minggu (15/03/2026) di kediaman Herman HN, Villa Batu Putu, terus berkembang menjadi perbincangan politik yang lebih luas.

Selain soal keadilan penerima, kegiatan tersebut mulai dikaitkan dengan peta suksesi kepemimpinan Kota Bandar Lampung menuju Pilkada 2029.

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator kelurahan (korkel) itu, peserta disebut menerima beras, uang tunai, serta bingkisan Hari Raya.

Namun di saat yang sama, sejumlah guru PPPK, tenaga kependidikan, RT, dan LINMAS mengaku belum menerima THR, sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas pemberian bantuan.

Sorotan semakin tajam setelah muncul keterangan dari peserta yang menyebut Eva Dwiana sempat meminta tim untuk tetap solid dan mendukung Rahmawati Herdian, anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.

Rahmawati diketahui merupakan putri dari Herman HN dan Eva Dwiana, sehingga ajakan dukungan tersebut ditafsirkan sebagian pihak sebagai sinyal politik keluarga menjelang kontestasi mendatang.

Meski belum ada agenda politik resmi dalam waktu dekat, arahan dukungan dalam forum yang dihadiri jaringan tim sukses dianggap memiliki makna politis. Terlebih, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari kepala dinas, camat hingga lurah, yang membuat publik mempertanyakan batas antara kegiatan pribadi, sosial, dan politik.

Sebelumnya, nama Eka Afriana sempat disebut sebagai figur yang dinilai berpeluang melanjutkan kepemimpinan di Kota Bandar Lampung. Namun wacana tersebut meredup setelah muncul laporan dugaan ketidaksesuaian dokumen administrasi yang menyeret nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung itu.

Eka Afriana telah memberikan klarifikasi bahwa perbedaan data terjadi sejak kecil karena alasan keluarga, dan hingga kini perkara tersebut masih dalam proses laporan, sehingga asas praduga tidak bersalah tetap harus dikedepankan.

Untuk hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memilih bungkam dan menghindar saat dikonfirmasi oleh merata.id dalam wawancara doorstop tunggal pada Senin (16/06/25) yang mempertanyakan soal laporan sejumlah LSM ke Polda Lampung terhadap Kepala Dinas Pendidikan, Eka Afriana.

Di tengah situasi itu, muncul nama lain yang juga mulai diperbincangkan dalam bursa calon Wali Kota Bandar Lampung 2029, yakni Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan.

Sebagai pejabat karier tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota, Iwan dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang kuat dan memahami jalannya pemerintahan. Beberapa kalangan menilai, jika kontestasi 2029 benar-benar terbuka, maka figur seperti Iwan Gunawan berpotensi menjadi alternatif di luar lingkaran keluarga politik yang selama ini memimpin Bandar Lampung.

Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Iwan Gunawan terkait kemungkinan maju dalam Pilkada. Sejumlah pihak juga menilai, posisi sebagai Sekda membuatnya harus tetap menjaga netralitas sebagai aparatur sipil negara.

Di sisi lain, ajakan dukungan kepada Rahmawati Herdian dalam kegiatan pembagian THR semakin memperkuat spekulasi bahwa arah politik keluarga Herman HN – Eva Dwiana mulai mengerucut. Apalagi Rahmawati saat ini sudah berada di panggung politik nasional sebagai anggota DPR RI.

Klaim bahwa Rahmawati banyak membantu melalui Program Indonesia Pintar (PIP) juga memunculkan perdebatan, karena secara kelembagaan program tersebut berada dalam lingkup Komisi X DPR RI, sementara Rahmawati diketahui bertugas di Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, dan jaminan sosial.

Hingga berita ini diturunkan, Eva Dwiana belum memberikan keterangan resmi terkait polemik pembagian THR, ajakan dukungan politik, maupun isu suksesi kepemimpinan yang berkembang.

Situasi ini membuat publik mulai membaca peristiwa pembagian THR bukan sekadar kegiatan menjelang Hari Raya, melainkan bagian dari dinamika politik awal menuju Pilkada Bandar Lampung 2029, di mana nama Rahmawati Herdian, Eka Afriana, dan Iwan Gunawan mulai masuk dalam perbincangan. (MRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *