Tingkatan Mutu Lulusan, LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE

Bandar Lampung, MERATA.ID – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menyelenggarakan asesmen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk seluruh program studi sarjana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL.

Ketua LPM UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari evaluasi penerapan kurikulum OBE yang telah berjalan sejak tahun akademik 2024 dan 2025, dan saat ini memasuki semester keempat.

Ia menjelaskan, seluruh dokumen kurikulum mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga RPS telah tersedia dan menjadi bagian dari capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dekan.

“Penerapan OBE ini perlu dievaluasi sebagai landasan menuju akreditasi internasional. Salah satu tahapannya adalah asesmen RPS OBE yang telah disusun,” ujar Bambang, Senin (20/04/2026),

Menurutnya, asesmen ini bertujuan memastikan keselarasan antara CPL, CPMK, sub-CPMK, metode pembelajaran, serta metode penilaian yang tercantum dalam RPS agar bermuara pada ketercapaian profil lulusan.

Kegiatan ini diikuti 36 program studi sarjana, masing-masing diwakili tiga peserta, yakni kaprodi, sekprodi, dan satu dosen. Proses asesmen diharapkan dipimpin langsung oleh kaprodi dan sekprodi dengan arahan narasumber, sehingga RPS yang dihasilkan tervalidasi dan layak digunakan.

Berlangsung selama empat hari, hari pertama difokuskan pada penyamaan persepsi bersama narasumber dan latihan bersama. Hari kedua diisi kerja mandiri di tingkat program studi. Sementara hari ketiga dan keempat diisi dengan evaluasi lanjutan di ruang lantai 1.

Bambang menambahkan, akan ada proses review lanjutan oleh LPM bersama Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF). Targetnya, pada semester ini seluruh RPS OBE program sarjana sudah final. Ia juga menyoroti bahwa pekerjaan rumah dalam implementasi OBE masih pada aspek sistem penilaian.

“Tahun ini juga akan dilaksanakan workshop bagi 60 dosen untuk menyusun rancangan penilaian berbasis OBE,” katanya. Output kegiatan ini adalah dokumen RPS yang tervalidasi dan layak digunakan untuk menjamin mutu lulusan UIN RIL.

Sementara itu, Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah penting untuk memastikan implementasi OBE berjalan optimal di tingkat program studi.

Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh prodi dan berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati, S.S., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Raden Fatah Palembang, dengan moderator Dr. Listiyani Siti Romlah, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LPM UIN RIL.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa implementasi OBE mencakup tiga tahapan utama, yaitu Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome Based Assessment and Evaluation (OBAE), yang harus dijalankan secara
berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya keselarasan konstruktif (constructive alignment) dalam ketiga tahapan tersebut. RPS sendiri merupakan bagian dari Outcome Based Curriculum.

Sesuai Permendikbud Ristek Nomor 39 Tahun 2025, setiap program studi diwajibkan menuntaskan CPL yang kemudian diturunkan menjadi CPMK dengan memperhatikan kemampuan, bidang kajian, dan konteks pembelajaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *