Bandar Lampung, MERATA.ID – Sebuah truk tangki yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kebocoran hingga menumpahkan muatan solar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di sekitar Perlintasan Jalan Langsung (PJL) Panjang, Kota Bandar Lampung, Jumat (19/6/2026) siang.
Tumpahan solar yang membasahi badan jalan menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kesulitan saat melintas.
Bahkan, sebuah truk dilaporkan tergelincir hingga masuk ke jalur berlawanan sebelum akhirnya terhenti di bahu jalan setelah tertahan pohon besar.
Salah seorang pengendara, Maulana, mengatakan insiden tersebut terjadi akibat kondisi jalan yang licin karena tumpahan solar.
“Truk itu tergelincir dan masuk ke jalur berlawanan. Beruntung kendaraan tersebut terhenti setelah menabrak pembatas jalan dan tertahan pohon besar di pinggir jalan,” kata Maulana.
Menurutnya, jika tidak tertahan pohon, truk berpotensi meluncur ke area permukiman warga yang berada di bawah bahu jalan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di ruas Jalan Lintas Sumatera mengalami kemacetan cukup panjang. Sejumlah kendaraan terpaksa mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi demi menghindari kecelakaan.
“Antrean kendaraan cukup panjang karena pengendara harus berhati-hati saat melintas di lokasi yang masih licin,” ujarnya.
Di tengah penanganan kejadian, muncul keluhan dari Maulana yang juga seorang jurnalis yang mengaku sempat mendapat larangan saat mendokumentasikan kondisi di lokasi.
Maulana mengatakan dirinya ditegur oleh seorang aparat saat mengambil foto dan video di area kejadian. Ketika ditanya berasal dari instansi mana, aparat tersebut mengaku berasal dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung.
“Saya sedang mengambil dokumentasi, lalu ada yang menegur dan meminta agar tidak mengambil gambar maupun video,” kata Maulana.
Menurut Maulana, saat dirinya mempertanyakan alasan pelarangan tersebut, aparat yang mengaku berasal dari Lanal Lampung itu menyampaikan agar kejadian tersebut tidak diberitakan karena dikhawatirkan akan menyulitkan pihak tertentu di lapangan.
“Saya tanya kenapa tidak boleh diberitakan, dia bilang nanti nyusahin Babinsa. Lalu dia juga mengatakan kalau punya teman polisi agar dipanggil ke lokasi,” ujar Maulana menirukan percakapan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti asal maupun tujuan muatan BBM yang diangkut truk tangki tersebut.
Kendaraan yang mengalami kebocoran juga terlihat tanpa logo, tulisan, maupun identitas perusahaan pada badan kendaraan.
Sementara itu, sopir truk tangki yang diduga mengalami kebocoran belum diketahui keberadaannya dan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden tersebut.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait, termasuk Lanal Lampung, guna memperoleh penjelasan mengenai peristiwa tersebut. (Red)






