Bandar Lampung, MERATA.ID — Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 resmi memasuki fase pendaftaran bakal calon rektor. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., menjadi pendaftar pertama dengan menyerahkan berkas pendaftaran dan persyaratan administrasi kepada Panitia Pemilihan Rektor di Sekretariat Pilrek, Gedung Rektorat Unila lantai 3, Selasa (18/8/2026).
Penyerahan berkas tersebut diterima langsung Koordinator Pendaftaran dan Verifikasi, Prof. Dr. Novita Tresiana, S.Sos., M.Si., dan disaksikan Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., Ketua Senat Unila Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd., Sekretaris Senat Dr. Heru Wahyudi, S.E., M.Si., Sekretaris Panitia Dr. Agung Abadi Kiswandono, S.Si., M.Sc., serta Tim Pendukung Panitia Pilrek Unila.
Prosesi pendaftaran berlangsung tertib. Panitia kemudian melakukan verifikasi awal terhadap dokumen administrasi yang diserahkan Prof. Warsito, termasuk berkas F1 hingga F13 yang menjadi persyaratan bakal calon Rektor Unila.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, mengatakan seluruh proses penjaringan bakal calon rektor dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan statuta universitas.
“Hari ini yang pertama mendaftar Prof. Warsito sudah hadir menyerahkan berkas, dan nanti akan diverifikasi berkasnya oleh tim verifikasi,” ujar Prof. Muhammad Akib.
Sementara itu, Prof. Warsito menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pilrek atas penerimaan dan sambutan dalam proses pendaftaran tersebut. Ia berharap seluruh tahapan Pilrek Unila dapat berlangsung secara harmonis, demokratis, dan menjunjung tinggi integritas.
“Mudah-mudahan proses pemilihan rektor ini dapat berjalan dengan baik, berintegritas, dan sesuai harapan kita bersama untuk terus melakukan transformasi Unila sejalan dengan visi dan misi pada Renstra,” kata Prof. Warsito.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses Pilrek dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Unila.
“Saya juga mengajak seluruh sivitas akademika yang telah memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi memberikan kontribusi terbaik bagi kampus tercinta,” lanjutnya.
Setelah tahapan pendaftaran, proses Pilrek Unila akan berlanjut pada verifikasi dan seleksi administrasi, pengumuman hasil seleksi, penyampaian visi dan misi, hingga tahapan pemilihan dan penetapan rektor terpilih.
Dengan dimulainya pendaftaran, kontestasi menuju kursi Rektor Unila periode 2027–2031 pun memasuki babak penting. Seluruh sivitas akademika diharapkan dapat mengawal setiap tahapan agar proses pergantian kepemimpinan universitas berjalan objektif, transparan, berintegritas, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Unila semakin maju. (*/Red)






