Lampung Selatan, MERATA.ID – Arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa terpantau berjalan aman dan terkendali.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 647.898 penumpang dan 161.695 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 pada 15 Desember 2025 hingga H+9 pada 3 Januari 2026.
Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktaviyanti, mengatakan pergerakan masyarakat pada Nataru tahun ini cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan. Hal tersebut dipengaruhi oleh jarak waktu libur Nataru yang berdekatan dengan Ramadhan serta pertimbangan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
“Jumlah pengguna jasa relatif tidak terlalu signifikan. Sebagian masyarakat memilih menunda perjalanan dan memfokuskan mobilitas pada mudik Lebaran,” ujarnya, Sabtu (4/1).
Secara kumulatif, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni meningkat 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dari 641.521 orang menjadi 647.898 orang. Sementara total kendaraan naik 4,2 persen, dari 155.148 unit menjadi 161.695 unit.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menambahkan bahwa faktor bencana di beberapa wilayah Sumatera turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat.
“Masyarakat menjadi lebih selektif dalam menentukan waktu perjalanan,” katanya.
ASDP, lanjut Partogi, telah melakukan berbagai langkah penguatan layanan sebagai persiapan menghadapi periode berikutnya, terutama Angkutan Lebaran. Penguatan dilakukan melalui ramp check armada, kesiapan fasilitas pelabuhan, penambahan trip kapal, serta optimalisasi pelabuhan alternatif.
Memasuki H+9 atau Sabtu (3/1), arus balik mulai menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam, tercatat 106 trip kapal melayani penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu.
Total penumpang pada H+9 mencapai 40.131 orang, naik 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara total kendaraan tercatat 9.851 unit, meningkat 12,4 persen, terdiri dari kendaraan roda dua, roda empat, truk, dan bus.
ASDP memastikan layanan penyeberangan selama arus balik Nataru tetap berjalan optimal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. (*)












